Untuk Adikku Tersayang

Saatnya tiba,
air mata buka kenangan perjuangan
Kemas rapat barangmu, bersama cahaya bernama impian
Dekap jalan terang

Kau dewasa,
langkah lebih dulu
Terima kasih teman sepi
Maafkan tak jadi panutan
Ini sepercik doa lewat masa lalu yang membiru
aku pasti akan rindu

Nikmati hari – hari ini, seperti masa terindahmu disini
Gelak tawa sahabat pengantar perjalanan
Genggam erat tiket pulangmu: sajak rindu dari kekasihmu,
dan peluk haru bapak ibu

Aku menuliskan dengan air mata,
kita memang berbeda jalan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s