31 Agustus 2008 Pagi; Sebuah Anugerah

Kita lebih muda, lebih banyak senyum kedekatan
Lewat hari-hari kau dekap, katamu jantungku milikmu
Aku menemukanmu – hatimu
sebuah anugerah

Waktu
curi banyak kerinduan
lewat jarak suara
Kau janji menanti
aku ‘teman seperjuanganmu’
Menanti terlalu lama
Maafkan

Kapan kita jumpa lagi?
Umurku takkan sampai se-rentangan kedua tanganmu

Kusapa lewat doa
Berbahagialah

Kamu itu…sehelai kerinduan yang tumbuh di padang rumput jauh dari rumah, dekat dengan kesepian.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s