Dari Tatapanmu Aku Mengingat

Butiran debu gerak acak padahal sayap kau tak punya
Gerak dekatku hinggap di bola mata
Tak kunikmati lekat kau hinggap pertama
kau sapa telapak tanganmu tinggalkan suara tatap bertanya
Kubawa pulang di bola mata
Pagi hari kau pergi berhari-hari

Aku melihatmu!
Hampir hinggap lagi di bola mata
Kau gerak terlalu jauh
Tak apa, aku merekammu dalam doa-doa
Kuikuti gerak acakmu lesatanmu cahayamu
Sampai di peraduanmu aku pulang

Butir debu jadi terang diantara senja beranjak malam

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s