Layang-layangmu

Kau tarik, kau angkat melayang ke atas, ke angkasa
Kau tarik, kau ulur, tarik lagi, ulur lagi, terus sampai tinggi
Layang-layang menukik jatuh, kau tarik lagi, sampai tenang
Layang-layang sudah tenang, kau ulur lagi, sampai tinggi lagi, sampai jauh lagi
Layang-layang miring ke kanan, miring ke kiri, kau diam saja, itu biasa
Itu layang-layangmu, layang-layang biasa, warnanya biru seperti anak langit
Kau tarik, kau ulur, tarik lagi, ulur lagi, kau senang melakukannya

Hei, ada layang-layang lain ingin beradu
Jangan mau!
Layang-layang tak suka diadu
Layang-layang mudah putus, melayang jatuh, robek direbut anak-anak kampung
Itu layang-layangmu, layang-layang biasa, terbuat dari kertas dan bambu

Kau tarik, kau ulur, tarik lagi, ulur lagi, kau sungguh senang melakukannya
Tali benangmu tak juga habis, berkilo-kilometer panjangnya
Begitu panjangnya sampai tersangkut di pohon kelapa milik tetangga

Kau hampir kehilangan kendali layang-layang
Dengan satu gerakan cepat kau lepaskan dari sangkutannya

Kau tarik, kau ulur, tarik lagi, ulur lagi
Itu layang-layangmu, layang-layang biasa, kau tak tahu betapa dinginnya di atas sana

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s