Nyanyikan Aku Sebuah Lagu

Kita akan menjalani malam yang panjang,
‘Malam tak bertepi’ katanya
Matahari tak lagi kembali, pergi.

Sampai hanya tersisa binatang-binatang malam, yang punya mata perupa gelap
Sampai hanya tersisa tumbuh-tumbuhan yang tak perlu cahaya, lumut-lumutan dan jejamuran
Sampai tak ada lagi mendung dan hujan, hingga bintang-bintang selalu tampak gemintangan
Sampai lautan mengering, sungai-sungai mengerak dan sumur-sumur mati meninggalkan lubang yang dalam
Sampai api tak dapat menyala lagi, dinginnya lalu beku sampai pagi, yang juga tak pernah ada lagi
Sampai kulit kita memutih dan pucat, seperti tak punya darah, seperti mati, tapi tak mati

Kemudian kita hanya makan tanah, bumi habis mengkerut, menanti pecah

Sampai kita hanya berpelukan, saling mengatakan cinta,
kuingat wajahmu lekat-lekat, kudekap tubuhmu erat…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s