Dia

Gadis muda bergaun bunga-bunga
kebahagiaannya telah tertunda lama
Langkah-langkahnya mengingatkan pada angin
yang bercumbu mesra dengan ranting-ranting di taman kasih
Senyumnya kekal…
lebih kekal dari kata-kata
hampir seperti senja yang memeluk mega-meganya yang membiru
padahal dia ingin jadi matahari

Gadis muda bergaun bunga-bunga
tiba-tiba datang
dan namanya mulai terdengar dalam doa
lalu pulang membawa bunga

Gadis muda bergaun cinta kasih
tersipu di sudut bibirnya
berpaling bola matanya
walaupun pelangi bergelimang di wajahnya
saat aku bertanya
Ternyata dia yang mengalirkan sungai-sungai
dia juga yang menyejukkan padang-padang kering
lebih dari yang dia tau

Kulepaskan semua padanya,
hatiku sekalipun dibawanya

Jangan segera pergi,
aku masih ingin bertanya lagi

(untuknya yang kelima)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s